Search

Update Terbaru Jumlah Korban Bencana Alam Di Sumatra Utara, Aceh, Sumatera Barat

Hingga Rabu (3/12/2025) pagi jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Provinsi Aceh, Sumut dan Sumbar mencapai 753 orang. Berdasarkan data terbaru BNPB, selain ratusan korban meninggal, sebanyak 650 lainnya masih dinyatakan hilang. "Jumlah meninggal dunia 753 jiwa, hilang 650 jiwa, dan korban luka-luka 2.600 jiwa," demikian tertulis di data Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatera Tahun 2025

Arinanews.com - Di tengah meluasnya dampak bencana di Sumatera, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini mdesak Kemenkes menurunkan tenaga kesehatan ke Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan (Sumbar) Sumatera Barat.

Bahkan, dia mengusulkan agar dibentuk satuan tugas tenaga kesehatan (Satgas Nakes) tanggap bencana.Hal itu disampaikan Yahya pada wartwawan, Rabu (3/12/2025).

"Mereka harus segera diturunkan untuk membantu warga yang terkena musibah. Waspadai penyakit pascabanjir, utamakan lansia dan anak-anak. Siapkan rumah sakit dan puskesmas untuk merawat mereka yang sakit," kata Yahya.

Legislator Golkar itu meminta Kemenkes membentuk posko-posko kesehatan di daerah terdampak.

Dia juga mengusulkan adanya Satgas Nakes Tanggap Bencana oleh Kemenkes supaya cepat mengatasi kejadian serupa.

"Cek kesehatan semua warga yang terdampak bencana, khususnya mereka yang tinggal di tempat-tempat pengungsian. Koordinasikan dengan dinas daerah, rumah sakit daerah dan puskesmas-puskesmas. Siapkan posko-posko kesehatan di tengah-tengah warga masyarakat yang terkena bencana," kata dia.

Bagi yang sakit, dia menyebut para pengungsi harus segera dirawat di rumah sakit yang ada di daerah itu.

"Siapkan dokter untuk mengobatinya dibantu nakes untuk merawatnya. Saya juga mengusulkan Kemenkes punya satgas tanggap bencana sehingga selalu siap siaga kalau ada bencana di manapun di Tanah Air ini," ujarnya.


Sponsor:


Jasa Pembuatan Website Profesional 

Hitado.id

Hingga Rabu (3/12/2025) pagi jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Provinsi Aceh, Sumut dan Sumbar mencapai 753 orang.

Berdasarkan data terbaru BNPB, selain ratusan korban meninggal, sebanyak 650 lainnya masih dinyatakan hilang.

"Jumlah meninggal dunia 753 jiwa, hilang 650 jiwa, dan korban luka-luka 2.600 jiwa," demikian tertulis di data Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatera Tahun 2025, Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB), Rabu (3/12/2025).

Sementara itu sebanyak 3.600 rumah rusak berat dan 2.100 rumah rusak ringan.

Banjir bandang dan tanah longsor mengakibatkan sejumlah fasilitas umum yang rusak, termasuk fasilitas pendidikan dan tempat ibadah."Jembatan 39,34 persen mengalami kerusakan, fasilitas ibadah 16,97 persen, fasilitas pendidikan 42,5 persen, dan fasilitas kesehatan 1,18 persen," tulis data Pusdatin BNPB.

Become a member

Get the latest news right in your inbox. We never spam!

© 2026 arinanews.com. All Rights Reserved.
Comments
Leave a Comment

Login OR Register to write comments